Menu Close

14 Cara Menjadi Penulis Profesional yang Efektif (Tanpa Typo)

Sebagai seorang penulis yang pernah menjadi editor, saya tidak lelah untuk membagikan cara penulis di media online ini agar dapat dibaca dan memberikan manfaat kepada orang lain.

Setiap website influenzive media influencer indonesia membaca tulisan yang panjang atau pendek, saya bisa dengan cepat menemukan kesalahan ketik (kesalahan pengetikan).

Lucunya, dalam beberapa tulisan sendiri, saya masih sempat “kepleset” melewatkan beberapa kesalahan mengetik. Padahal, saya sudah melakukan proofreading lebih dari 2 kali dan merasa yakin tulisan tersebut sempurna.

Sekecil apapun kesalahan pengetikan tersebut, harus tetap kita hindari agar terhindar dari kerugian yang tidak diinginkan.

Jika tidak diperhatikan, kesalahan akan membawa kita tertawaan, stigma buruk, yang dikenal tidak mampu membayar seorang penulis/pengoreksi/editor yang berkualitas, meragukan, dan mendapatkan kerugian finansial.

Salah satu typo termahal di dunia salah besar jadi bahan tertawaan

Oleh karena itu, saya ingin membagikan tips bagaimana cara menjadi penulis yang baik berdasarkan apa yang telah saya alami kurang lebih 5 tahun.

Sebelum Mulai Belajar Cara Menjadi Penulis

Tidak hanya pada saat menulis saja, agar kita bisa menjadi seorang penulis yang baik, kita harus memperhatikan apa saja kebiasaan dan keperluaan yang harus dilakukan. Berikut ini beberapa cara awal menjadi penulis yang baik.

1. Rajinlah membaca karya penulis terkenal

Sudah menjadi pedoman khusus bagi siapapun anda yang ingin menjadi penulis terkenal.

Sering-seringlah membaca tulisan hasil karya penulis terkenal favorit masing-masing pribadi. Dengan ini, maka anda akan terbiasa dengan teknik penulisan yang baik yang bisa merebut hati pembaca.

Saat anda membaca, secara tidak sadar anda akan mendapatkan pelajaran:

  • Alur penulisanlur
  • Kalimat yang mampu mengubah emosi pembaca
  • salah ketik saat menulis

Beberapa penulis terkenal dari Indonesia maupun luar negeri yang bisa dijadikan referensi antara lain Habbiburahman El Shirazy, Asma Nadia, Andrea Hinata, CS Lewis, Nora Roberts, dan Stephen King.

Silahkan googling hasil karya fine seller mereka dan untuk rajin membaca.

2. Catat semua ide/topik yang Anda temukan dan kapanpun

Inilah yang menjadi alasan utama mengapa setiap orang yang ingin menjadi penulis harus membawa buku catatan kecil setiap kali pergi kemanapun.

Karena, buku itulah yang akan menjadi tempat di mana setiap ide dan topik ditemukan, baik dalam perjalanan maupun berada di suatu tempat.

Cara menjadi penulis yang satu ini cukup efektif dilakukan sebab anda akan selalu menghapus setiap elemen cerita yang ingin ditulis tanpa takut ide tulisan tersebut hilang dari memori ingatan.

3. Perbanyak waktu untuk belajar menulis

Sesibuk apapun kamu, luangkanlah waktu sekitar 1 sampai 2 jam dalam satu hari untuk berlatih cara menjadi penulis profesional.

Belajar dengan melakukan.

Lambat laun, apa yang menjadi kekurangan anda saat menulis akan terlihat dan dapat dijadikan sebagai pengalaman yang harus diperbaiki selanjutnya.

Saya saat baru belajar menulis masih banyak kekurangannya, ada yang alurnya berantakan, blunder mengetik banyak sekali, pikiran buntu padahal naskah belum selesai, dan yang lainnya.

Semua ini dapat saya hadapi dengan meluangkan waktu di sela-sela kesibukan dan waktu senggang saya untuk belajar menulis.

Tak heran mengapa setiap kali kita belajar hal apapun, kita mencoba untuk selalu pantang menyerah, selalu, dan mau mengambil resiko.

Pada contoh kasus sederhana tentang hasil dari selalu meluangkan waktu untuk belajar menjadi menulis adalah mengetahui bahwa setiap saat menulis kelemahan utama yang sering ditemukan yaitu kesalahanaan pada ejaan kata, yang seharusnya “dan” menjadi “dna”, “untuk” menjadi “utnuk”, dan “saja” menjadi “sajana”.

4. Sesuaikan dengan tujuan pembaca

Belajar menulis tidak hanya untuk menjadi penulis buku. Anda harus sesuaikan, teks yang Anda tulis tersebut ditujukan untuk pembaca dengan kategori seperti apa. Jika tujuan anda belajar adalah menulis untuk weblog, dan content material advertising and marketing tentu memiliki sedikit saran yang berbeda dari yang ada disini.

Meskipun berbeda hal umum yang harus dilakukan tetap sama, yaitu menghindari error typing, mampu menggugah emosi pembaca, dan alur cerita yang jelas. Mudah kok kalau anda sudah sering baca-baca topik yang sesuai minat anda.

5. Luruskan niat dan misi menulis

Banyak penulis yang sudah menjadi terkenal membagikan pointers yang mereka tulis secara gratis di seminar ataupun media online, seperti Asma Nadia. Tips menjadi penulis yang baik menurut Asma Nadia adalah membuat pekerjaan menulis menjadi pekerjaan ibadah yang bisa menebarkan manfaat kepada seluruh pembaca.

Kalau tulisan anda sudah mampu memberikan manfaat, secara tidak langsung pembaca akan memberikan merekomendasikan tulisan anda kepada orang lain.

Hal paling sederhana di dunia maya adalah mereka membagikan tulisan anda di media sosial.

Inilah mengapa, menulis dapat dijadikan salah satu trik pemasaran online melalui media sosial.

Hal ini juga yang sempat saya rasakan selama menjadi penulis. Saya mengetahui beberapa tulisan saya yang sama sekali tidak memiliki manfaat untuk orang lain hasilnya, tidak ada yang mau baca dan tidak ada yang mau proporsional ke media sosial.

lima cara menjadi penulis di atas-lah yang mampu memberikan saya mental dan niat yang lebih kuat untuk belajar cara menjadi penulis yang baik.

Saat Mulai Menulis

Setelah saya mengetahui apa yang harus saya lakukan sebelum belajar menulis, barulah saya menerapkan beberapa hal berikut ini.

1. Rancang ide ke dalam draft

Draft akan sangat membantu saya untuk menemukan apa kata yang tepat yang seharusnya ditulis ke dalam suatu topik. Saya akan merasa sangat terbantu dengan adanya draft tersebut karena, saya tidak perlu bingung lagi untuk menulis apa topik selanjutnya yang harus saya susun.

2. Menjauh dari gangguan yang bisa merusak isi tulisan

Ketika saya belajar cara menjadi penulis, saya harus terhindar dari suara bising dan tidak ada pekerjaan lain selain menulis. Mengapa? biasanya, fokus saya akan terpecah menjadi beberapa bagian yang harus diperhatikan. Contoh kecilnya nih, jika saya sedang belajar menulis di blog, tiba-tiba ada orang yang sedang ngobrol terlalu keras di samping. Secara tidak sadar, otak saya akan menulis dua patah kata yang dilontarkan oleh orang di samping saya. Jika dibiarkan, ini akan menjadi kesalahan pengetikan yang cukup fatal.

3. Pakailah kalimat yang dapat mempengaruhi emosi pembaca

Emosional bukan melulu emosi marah-marah emosi itu misalnya, saat Anda membaca tulisan saya ini, kemudian muncul kalimat tanya yang membuat Anda memiliki perasaan ingin tahu juga. Apakah itu?

Kalimat apapun yang kamu ketahui Karena cukup sulit, kalimat ini tidak harus muncul di semua paragraf. Anda hanya harus menyisipkan beberapa saja.

4. Fokus hanya untuk menulis

Saya tidak pernah membiarkan kertas saya kosong selama lebih dari tiga menit karena akan memecah konsentrasi saya untuk melakukan hal lain, misalnya, buka Facebook, lihat Instastory atau bikin kopi. Bunga rasa takut anda bingung mau nulis apa selanjutnya.

Tulis saja semua yang ada di pikiran anda.

Itulah alasan mengapa saya meminta anda untuk membuat draft sebelum menulis.

Revisi Setelah Selesai Menulis

Saya yakin, anda yang sudah menjadi penulis, baik yang pemula ataupun yang sudah terkenal masih sering menemukan kesalahan mengetik padahal kita sudah mengeceknya berulang-ulang.

Mengapa Kesalahan Pengetikan Bisa Lolos dari Mata Kita?

Hal pertama yang perlu kita sadari, kejadian tersebut sangat umum terjadi dan sama sekali bukan berarti kita tidak menjadi penulis yang baik. Sebuah penelitian dari University of Sheffield di Inggris yang dilakukan oleh psikolog Tom Stafford malah menyatakan bahwa kesalahan pengetikan terjadi karena saat menulis, kita berusaha menuangkan makna melalui sebuah proses berpikir berlevel tinggi dan cerdas.

Menariknya, proses menjadi penulis pada tahap tersebut, kita berfokus pada hal yang lebih kompleks. Seperti mengonversi makna menjadi kata yang mudah dipahami dan mengombinasikan antarkata agar menjadi kalimat yang bermakna sesuai tujuan kita. Hal ini mengulang-ulang energi otak, sehingga membaca bagian-bagian dari tulisan kita, membuat otak sibuk menjadi lebih kecil (susunan huruf menjadi kata, dan susunan).

Selain itu, saat membaca ulang tulisan sendiri, otak kita sudah tahu makna yang ingin kita sampaikan serta tujuan dari tulisan itu sendiri. Jadinya kita fokus pada hal tersebut, dan otak otomatis melewatkan bagian kata sesuai dengan kata (ingat bahwa makna muncul dari kumpulan dan urutan kata).

Sementara itu, saat kita membaca tulisan orang lain, posisi otak sedang dalam keadaan segar dan sama sekali baru (tidak familiar dengan tulisan tersebut). Itu membuat kita lebih memperhatikan unsur tulisan! Jadilah kita langsung sadar ketika ada kesalahan ketik muncul dalam tulisan orang lain.

saat membaca tulisan sendiri, secara tidak sadar, otak kita berharap bahwa tulisan ini baik dan sempurna (mistake-free submit). Lain halnya ketika kita mengecek tulisan orang lain. Sebelum mulai membaca pun kita sudah berharap akan menemukan kesalahan. Iya kan? Hal itulah yang juga menjadikan otak kita terset “car correct” saat mengecek tulisan sendiri, dan malah menjadi “spell checker” saat mengecek tulisan orang lain.

Sekarang kita sudah tahu mengapa mengetik sering lolos dari mata sendiri. Lantas, bagaimana cara mempertajam mata dan otak kita agar typo error ini selalu bisa terjaring dan tertangkap meski sekecil apapun?

Ubah Mata dan Otak Anda Secara Otomatis “Ketat” untuk Kesalahan Mengetik! Pemeriksa ejaan dan tata bahasa di ms. frasa

Umumnya, orang mengerjakan tulisan panjang menggunakan aplikasi Microsoft Word. Aplikasi ini memiliki fitur spell dan grammar checker yang berguna untuk proofreading. Namun, fitur tersebut jauh lebih efektif diandalkan pada tulisan berbahasa Inggris. Dan perlu diingat, pemeriksaan ini ternyata tetap tidak bisa digunakan untuk peran manusia.

Hal utama yang harus kita pastikan dalam berburu kesalahan pengetikan dalam tulisan sendiri adalah jangan melakukan proofreading sebelum kita benar-benar menyelesaikan proses penulisan dan modifikasi. Karena proses pengecekan ini membutuhkan ketelitian yang tinggi, maka pastikan kita melakukannya saat berada di waktu khusus tanpa gangguan dan interupsi dari apapun. Lalu, ada pula yang bilang keyboard berpengaruh terhadap penulisan. Jadi, pastikan perangkat kerja kita memiliki keyboard yang nyaman untuk menggerakkan jari saat mengetik.

Belajar dari berbagai sumber kredibel, serta pengalaman saya sendiri berkutat dengan tulisan selama lebih dari 5 tahun, ada beberapa tahap yang perlu dilakukan saat berburu kesalahan pengetikan. Cara ini biasanya digunakan pada tulisan panjang, seperti pengiriman blog, iklan email (e-newsletter), saran, laporan kerja, dan profil organisasi. Untuk versi pendek seperti copywriting iklan cetak, beberapa tahap di bawah ini tetap bisa dilakukan.

Cara menjadi penulis pada tahap ini memang cukup memakan waktu, namun sangat efektif. Kita bisa melakukannya sendiri, atau bisa juga mengandalkan jasa proofreader dan editor di perusahaan kita.

1. Beri jeda sebelum proofreading

Biasakan menyegarkan pikiran dan mata kita dulu sebelum proofreading. Luangkan 1-2 hari jeda jika waktu penutupan masih cukup lama. Jika memang tanggal penutupannya, tinggalkan dulu tulisan seminimalnya 1 jam baru mulai mengeceknya. Hal ini membuat otak dan mata kita punya perspektif, emosional, maupun kesan yang lebih segar terhadap tulisan tersebut. Jadi, kita bisa fokus melihat tulisan yang “faktual”, bukan yang terbaik yang kita harapkan.

2. Cetak!

Setelah mengetahui cara menjadi penulis melakukan proofreading yang pertama, langkah selanjutnya adalah melakukan pengecekan. Print out tulisan ke dalam dua versi; 1 versi asli dan 1 versi dengan jenis, ukuran, dan warna font serta spasi dan margin yang berbeda. Tampilan berbeda membuat otak dan mata kita mengartikan tulisan sebagai hal baru sehingga jauh lebih fokus ketika dibaca. Kita juga bisa menyetaknya dalam layout kolom seperti buku atau koran untuk tampilan lebih berbeda. Membaca versi mengungkapkan membuat kita lebih fokus karena bisa kita tandai. Pun bisa kita bawa keluar, ke tempat lain yang lebih santai dan segar, sehingga kita bisa lebih detail lagi saat proofreading.

tiga. Baca sambil keluar suara!

Baca hasil tulisan dan editan sambil mengeluarkan suara membuat kita jauh lebih fokus pada detail kata in step with kata. Idealnya, membaca dengan luas dan tempo sedang. Jangan buru-buru karena nantinya bisa jadi sama saja dengan membaca cepat (skimming) dan kesalahan mengetik tetap terlewatkan. Membaca sambil keluar suara ini juga memudahkan kita menemukan alur tulisan, apakah enak dibaca atau tidak.

4. Fokus!

Saat berburu kesalahan pengetikan, kita harus fokus tak hanya pada kata tetapi juga sampai ke EYD.

tiga petunjuk menjadi penulis yang baik yang utama saat melakukan revisi adalah melatif fokus dengan teknik berikut ini:

  • paksa diri untuk membaca setiap kata. Jika tidak ingin membaca bersuara (misalnya karena kita sedang berada di kantor dengan bersama), kita bisa membaca pembacaan ruangan ini. Cara mudahnya adalah dengan membaca sembari menggunakan ujung pensil/pulpen sebagai penanda trek bacaan dan memastikan tidak ada kata yang terlewat. Kita juga bisa memakai penggaris yang diletakan di bawah baris tulisan yang dibacakan untuk memastikan tidak ada baris yang terlewat/terloncat.
  • buat sistem pengecekan secara terpisah. Cara menjadi penulis yang profesional ini membuat kita membaca berulang kali. Pembacaan 1, khusus untuk mengecek kata. Pembacaan 2 khusus untuk mengecek tanda baca. Pembacaan 3, khusus untuk mengecek EYD lain-lain. Pembacaan 4, khusus mengecek statistik dari pihak ketiga (jika ada), seperti tabel, kutipan, nilai, grafik, dan lainnya. Pembacaan lima, khusus mengecek tata letak tulisan. Begitu seterusnya, sesuaikan dengan nyamannya masing-masing. Cara ini menjadikan fokus kita lebih jelas dan terarah sehingga ketelitian semakin terjaga.
  • baca, mulai dari akhir ke awal. Banyak yang mengatakan bahwa cara ini cukup efektif untuk membuat otak kita merasa ganjil sehingga lebih detail dalam mencari kesalahan pengetikan (lebih fokus pada huruf dan kata).

lima. Minta orang lain untuk memeriksa!

Setelah menyelesaikan proofreading mandiri, sempurnakanlah dengan meminta mata lain untuk mengeceknya. Mereka bisa menemukan kesalahan yang terlewatkan oleh kita. Tidak ada private checker yang lebih baik dan teliti dibanding orang baru yang belum pernah membaca tulisan tersebut sama sekali. Kita bisa meminta bantuan teman, keluarga, atau secara profesional kepada proofreader dan editor.

Kesimpulan

Kesempurnaan tulisan tak hanya datang dari konten, tetapi juga teknis seperti ketepatan penulisan dan EYD. Mari biasakan diri menjadikan kesalahan mengetik sebagai musuh dan latih diri kita untuk peka dan teliti terhadapnya dalam tulisan sendiri. Tulisan yang bebas dari kesalahan mengetik adalah tulisan yang profesional dan bisa menaikan kemauan kita. 14 tahap di atas bisa kita lakukan untuk menjadi penulis profesional dan membuat tulisan bersih dari kesalahan pengetikan. Apakah Anda punya cara efektif lainnya? Yuk share di kolom komentar!

mencoba beberapa rekomendasi menarik untuk Anda yang ingin menjadi penulis yang profesional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *